Joshua Andriano S SMK NUSAPUTERA 1
Nama : Joshua Andriano S
Kelas : XB TKJ
No : 07
ARTIKEL TENTANG POWER SUPPLY
Pengertian Power Supply Komputer (PSU)
Power Supply adalah sebuah perangkat keras (hardware) yang berfungsi mengsuplay daya atau tegangan listrik langsun ke komponen yang ada didalam casing komputer. Power supply menyuplai ke Motherboard, Hardisk, Heatsing, DVD Drive dan perangkat lain didalam casing komputer.
Power supply saat ini sudah banyak yang memproduksinya. Berbagai merk dengan kualitas yang berbeda juga merupakan suatu pilihan kepada konsumen agar lebih memilih power supply yang berkualitas dan tentunya bergaransi. Beberapa power supply sengaja dibuat untuk komputer yang berspesifikasi tinggi, agar penggunanya aman dari tegangan yang rendah, seperti pada komputer sepesifikasi game. Maka power supply nya sudah menggunakan power supply dengan jumlah output Watt yang lebih dari 450Watt, minimal yang dipakai adalah 600W.
Fungsi Power Supply
Fungsi dari power supply adalah mengubah arus AC menjadi DC. Jadi mengalirkan arus dari listrik ke hardware komputer dengan operasi arus DC berupa input arus bolak-balik.
Cara Kerja Power Supply
Cara kerja power supply adalah ketika kalian menekan tombol power pada komputer, maka power supply akan melakukan cek dan tes sebelum membiarkan sistem memulai atau start. Apabila tes telah berhasil, power supply mengirim sinyal khususpada mainboard/motherboard, yang disebut power good.
Jenis-Jenis Power Supply
Jenis power supply pada komputer sekarang terbagi menjadi dua jenis. Yaitu power supply AT dan power supply ATX. Berikut penjelasan lengkapnya
Power Supply AT
Power supply AT adalah jenis power supply yang dapat dibilang sudah lama sekali. Dimasa jayanya, power supply jenis ini sering dipakai oleh komputer ber Pentium II dan Pentium III. Walaupun sekarang sudah jarang ditemui, namun power supply AT sesungguhnya mempunyai kelebihan.
Power Supply jenis ini mempunyai kabel power yang tersambung ke motherboard yang terbagi menjadi dua, yaitu konektor P8 dan P9. Resiko salah psang dengan menggunakan power supply AT ini sangat sedikit, mengingat untuk memasangnya membutuhkan ketelitian yang tinggi. Kesalahan yang biasa terjadi adalah terbalik mengingat terdapat dua konektor penghubung. Untuk pemasangan yang benar kalian harus memperhatikan kabel power warna hitam pada masing-masing konektor. Pasangkan dengan tepat pada tengah-tengah sambungan untuk menghindari konsleting. Untuk mematikan power supply AT, kalian harus menetak tombol power secara langsung karena jenis ini terhubung secara langsung dengan chasing komputer.
Power Supply ATX
Power supply jenis ini mempunyai tampilan yang simpel dariapada power supply sebelumnya. Untuk jenis power supply ini kabel konektor dan motherboard sudah menjadi satu dengan jumlah total 20 PIN. Oleh sebab itu, power supply ini juga disebut dengan Power Supply ATX 20 PIN.
Untuk memasangnya sangat mudah dilakukan. Hal yang perlu dilakukan ketika memasangnya adalah pastikan memasangnya dengan benar karena jika salah dapat menyebabkan kerusakan pada port ataupun konektor.
Kelebihan dengan power supply ATX daripada AT adalah pada tombol powernya. Jika memakai power supply ATX 20 PIN sudah dilengkapi dengan auto shutdown yang fungsinya mematikan power supply ketika komputer dimatikan. Sehingga kita tidak perlu menekan tombol power seperti pada power supply AT. Dari jenis-jenis power supply yang telah disebutkan diatas, maka power suplly ATX saat ini lebih banyak dipakai dan digunakan disetiap komputer.
Jenis-Jenis Konektor Power Supply
DAlam power supply ada konektor yang fungsinya adalah menghubungkan tegangan dari power supply ke motherboard dan perangkat lain. Berikut adalah jenis-jenis konektor dalam power supply
- Konektor 20/24 PIN ATX Motherboard
- Konektor 4 pin peripheral power (untuk perangkat seperti DVD Room, hardisk, kipas)
- Konektor 4/8 pin 12V (untuk motherboard server)
- Konektor 6 pin PCIe (untuk kartu VGA/kartu grafis PCIe)
- Konektor Floppy (untuk floppy disk drive)
- Konektor SATA (untuk hardisk/optical drive yang berjenis SATA)
Sumber : https://www.seputarpengetahuan.co.id/2017/08/pengertian-power-supply-komputer-fungsi-cara-kerja-jenis.html
ARTIKEL TENTANG RAM
Pengertian RAM
Pengertian RAM (Random Access Memory) adalah suatu hardware di dalam komputer yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan data sementara (memori) dan berbagai instruksi program.
Isi RAM dapat diakses secara acak atau tidak tergantung pengaturan tata letaknya. Data di dalam RAM dapat hilang ketika komputer dinon-aktifkan atau daya listrik ke power supply dicabut dari perangkat.
Kapasitas RAM di dalam suatu komputer berpengaruh pada tingkat kecepatan proses data atau loading di komputer tersebut. Sehingga proses penyimpanan data, membuka data, dan menjalankan program, akan semakin cepat sesuai besarnya RAM komputer tersebut.
Fungsi RAM
Seperti yang disebutkan pada pengertian RAM di atas, fungsi RAM secara umum adalah untuk membaca dan menyimpan data. Berikut penjelasannya:
1. Membaca Data
Semua data dan informasi yang disimpan di dalam harddisk dapat dibuka dengan lebih cepat karena peran dari RAm komputer.
Coba bandingkan kecepatan loading membuka file atau program saat pertamakali diakses dengan saat file (baca: pengertian file) atau program tersebut telah dibuka sebelumnya. Saat program atau file dibuka, maka data dibaca dan disimpan dalam RAM sementara sehingga akan lebih cepat dibuka kembali ketika komputer belum di-shutdown.
2. Penyimpanan Sementara
RAM juga dapat berfungsi sebagai tempat penyimpanan data sementara saat program di dalam komputer sedang dijalankan. Jadi, ketika kita mengerjakan sesuatu, misalnya membuat makalah, maka komputer akan menyimpan data sementara.
Namun, data tersebut harus disimpan secara permanen untuk mencegah terjadinya kerusakan atau kehilangan karena hal-hal tak terduga. Misalnya listrik padam atau lonjakan arus listrik yang tidak stabil.
Isi RAM dapat diakses secara acak atau tidak tergantung pengaturan tata letaknya. Data di dalam RAM dapat hilang ketika komputer dinon-aktifkan atau daya listrik ke power supply dicabut dari perangkat.
Kapasitas RAM di dalam suatu komputer berpengaruh pada tingkat kecepatan proses data atau loading di komputer tersebut. Sehingga proses penyimpanan data, membuka data, dan menjalankan program, akan semakin cepat sesuai besarnya RAM komputer tersebut.
Sumber : https://www.maxmanroe.com/vid/teknologi/komputer/pengertian-ram-dan-rom.html
ARTIKEL TENTANG MOTHERBOARD
Pengertian dari motherboard sendiri yaitu papan sirkuit tempat berbagai komponen elektronik saling terhubung seperti pada PC atau Macintosh dan biasa disingkat dengan kata mobo. Pengertian lain dari motherboard atau dengan kata lain mainboard adalah papan utama berupa pcb yang memiliki chip bios (program penggerak), jalur-jalur dan konektor sebagai penghubung akses masing-masing perangkat.
Dalam sistem komputer, peripheral-peripheral akan saling terkoneksi di dalam motherboard dan dapat meneruskan instruksi melalui jalur-jalur pada board. Seluruh peripheral yang terkoneksi akan menjadi sebuah sistem komputer yang utuh. Sementara fungsi motherboard pada umumnya adalah menghubungkan seluruh komponen penyusun sebuah komputer. Motherboard bisa dikatakan sebagai tulang punggung (backbone) dari sistem komputer, semua komponen komputer pasti terhubung dengan motherboard, baik langsung maupun tidak langsung.
Komponen – komponen motherboard
4. Slot RAM adalah komponen pada motherboard yang digunakan untuk menyisipkan RAM.
Sumber : https://www.it-jurnal.com/pengertian-dan-fungsi-bagian-bagian-motherboard/
ARTIKEL TENTANG SSD
Pengertian SSD
SSD singkatan dari Solid State Drive atau Solid State Disk, adalah
perangkat penyimpan data yang menggunakan serangkaian IC sebagai memori
yang digunakan untuk menyimpan data atau informasi.
perangkat SSD menanamkan chip memori berbasis silikon sebagai media
penyimpanan untuk menulis dan membaca data persisten . SSD , juga
dikenal sebagai flash drive atau kartu flash, dimasukkan ke dalam slot
di komputer server - disebut sebagai penyimpanan flash server-side -
atau sebagai bagian dari sistem penyimpanan berbagai perusahaan flash.
Sebagai analogi, kita mungkin tidak asing lagi dengan USB Flash Drive
atau USB Thumb Drive atau USB memory stick. Sebuah alat elektronik yang
kita gunakan untuk menyiman data, yang sering kita bawa ke mana-mana,
yang dicolokkan pada terminal USB komputer saat ingin mengambil atau
menyimpan data.
SSD bisa dianggap sebagai versi canggih dari USB Flash drive dengan
kapasitas yang jauh lebih besar dan berfungsi sebagai pengganti Hardisk
yang selama ini digunakan pada perangkat komputer.
Jadi SSD adalah perangkat elektronik yang berfungsi menyimpan data
seperti hardisk (HDD : Hard Disk Drive) namun konstruksinya seperti USB
Flash Drive, yang tersusun dari beberapa IC sebagai memori.

Seperti halnya USB Flash Drive, SSD pun tidak memiliki komponen yang
bergerak di dalamnya. Data atau informasi hanya disimpan di dalam
microchips. Berbeda dengan Hardisk yang memiliki lengan mekanik yang
bergerak ke sana ke mari untuk menulis dan membaca data di atas piringan
magnetik. Perbedaan ini membuat SSD bekerja jauh lebih cepat dari pada
Hardisk.
Hardisk (HDD) bergerak secara mekanik untuk mangambil dan menyimpan
data atau Informasi, sedangkan SSD bergerak secara elektrik untuk
menyimpan dan mengambil data atau informasi. Tentu SSD bekerja lebih
cepat dibandingkan dengan HDD.

Komponen SSD
Umumnya SSD menggunakan apa yang disebut flash memori berbasis NAND.
Ini merupakan jenis memori Non-Volatile. Sederhananya, Non-Volatile
berarti memori tersebut tetap bisa menyimpan data walaupun tegangan
suplai nya dimatikan. Ini merupakan prinsip dasar dari sebuah memori
permanen seperti halnnya USB Flash drive.
Pada awalnya, banyak yang meragukan ketahanan data yang tersimpan di
dalam memori jenis ini. Mereka beranggapan data hanya bisa tersimpan
untuk beberapa tahun saja. Data akan lenyap jika disimpan lebih lama
lagi. Namun kenyataannya tidak demikian apalagi dengan teknologi yang
terkini. Bahkan data bisa tersimpan dengan aman hingga 200 tahun.
Selama ini harddisk atau sering disingkat HDD telah menjadi standar
media penyimpanan untuk PC dekstop maupun laptop. Seiring dengan
perkembangan teknologi, media penyimpanan pun ikut berkembang. Saat ini
yang sedang banyak dibicarakan ialah SSD, yang merupakan pengembangan
dari teknologi HDD.
Pada dasarnya, SSD itu sama seperti HDD. Hanya saja tidak tersimpan
pada lapisan-lapisan magnetik layaknya HDD. SSD menyimpan semua data
pada chip-chip memory flash yang saling terhubung satu sama lain. Flash
memory pada SSD jelas berbeda dengan yang digunakan pada Flashdisk dalam
hal type dan kecepatan. Chip flash memori pada SSD memiliki kecepatan
yang lebih tinggi daripada Flashdisk. Dengan kapasitas yang sama, harga
SSD jauh lebih mahal daripada Flashdisk.
HDD vs SSD:
1. Komponen dan Prinsip Kerja
HDD merupakan kependekan dari Harddisk Drive, sedangkan SSD adalah
singkatan dari Solid State Drive. HDD tersusun atas komponen mekanik dan
elektronik.
Bagian mekanik HDD terdiri atas piringan, motor dan lengan yang
terhubung ke piringan. Proses penulisan dan pembacaan data dilakukan
dengan melalui proses mekanik di mana piringan diputar oleh motor dan
ujung dari lengan yang terhubung ke komponen elektronik yang mengolah(
baca dan tulis) data, menempel pada piringan yang berputar dan melakukan
aktivitas penulisan dan pembacaan data.
Secara umum, proses pengolahan data HDD dilakukan atau terjadi karena
sinergi antara aktivitas mekanik dan elektrik. SSD dalam memproses data,
menulis dan membaca data tidak didukung oleh proses mekanik, dalam SSD
tidak ada komponen mekanis seperti motor dan lengan serta piringan yang
berputar.
Pada SSD hanya terdapat komponen elektronik seperti Intergrated Circuit
atau IC, micro chip dan komponen elektronik pendukung lainnya seperti
kapasitor. Semua proses pembacaan dan penulisan data dilakukan secara
elektrik sama seperti proses yang terjadi pada Flashdisk dan memori RAM.
2. Ukuran dan Berat
Komponen atau material yang terdapat pada HDD, seperti platter, head,
dll sangat berpengaruh terhadap ukuran atau dimensi serta berat dari HDD
itu sendiri. Karena teknologi HDD sangat bergantung pada putaran
piringan, hal ini membuat batasan seberapa kecil HDD dapat diproduksi.
Sedangkan SSD terbebas dari batasan tersebut, sehingga ukuran SSD dapat
disusutkan seiring dengan perkembangan jaman.
SSD yang tersedia sekarang adalah 2,5 inci, itu berarti SSD ini hanya
diperuntukan untuk penggunaan laptop. Seiring dengan semakin kecilnya
ukuran laptop dan semakin banyaknya pengguna PC tablet untuk menjelajahi
web, Anda akan melihat kemampuan SSD yang dapat beradaptasi dengan
mudah dengan ukuran laptop/tablet.
Tanpa komponen yang bergerak, produk SSD adalah opsi penyimpanan
tertipis yang ada. Komponen yang bergerak khususnya bagus untuk PC yang
tipis dan ringan serta desain yang kompleks dan industri. Untuk notebook
standar, SSD tersedia dalam tinggi 5 mm dan 7 mm. Melalui perbandingan,
hard disk tersedia dalam desain standar 7 mm dan 9,5 mm.
3. Efek yang ditimbulkan
HDD menerapkan unsur mekanik, sehingga menghasilkan efek samping yang buruk antara lain :
- Panas yang berlebihan
- Konsumsi daya listrik yang tinggi
- Putaran motor dan piringan menimbulkan suara noise yang tinggi Pada SSD, karena tidak memiliki unsur mekanik maka efeknya adalah:
- Panas atau suhu SSD tidak setinggi HDD.
- Konsumsi daya listrik sangat kecil, SDD cukup butuh daya kurang dari 1 watt sedangkan HDD membutuhkan daya yang mencapai lebih dari 10 watt
- Tidak ada putaran motor dan piringan membuat SDD sama sekali tidak berisik.
4. Kecepatan Baca dan Tulis Data
SSD menyediakan kinerja puncak untuk booting dan kinerja baca/tulis
yang tinggi untuk mendukung komputasi yang memerlukan kapabilitas
multitugas yang lebih baik. Pada bagian inilah SSD menunjukan perbedaan
yang sangat signifikan. Kecepatan baca tulis SSD bahkan 8 kali lebih
cepat dibanding dengan HDD. PC yang terpasang SSD dapat melewati proses
booting dalam hitungan detik, pastinya tidak melebihi 1 menit. Sedangkan
waktu yang dibutuhkan HDD lebih lama tergantung dengan spesifikasi, dan
yang pasti tidak lebih cepat bila dibandingkan dengan SSD.
Salah satu faktor penyebabnya adalah SSD tidak menggunakan piringan
berputar atau faktor mekanik sangat membatasi kemampuan elektronik dari
HDD.
5. Fragmentasi
Karena bentuknya yang spiral, HDD sangat baik untuk menyimpan file-file
yang berukuran besar yang terletak pada blok yang berdekatan. Dan
ketika kapasitas HDD mulai penuh, file-file yang sudah tersimpan dapat
terpencar, inilah yang dikenal dengan istilah fragmentasi.
Efek dari fragmentasi ialah turunnya kinerja dari HDD itu sendiri.
Dalam keadaan ini, untuk memulihkan kinerja dari HDD, biasanya kita
melakukan defrag untuk memulihkannya. Sedangkan pada SSD kita tidak
perlu pusing memikirkan persoalan tenang fragmentasi karena data
tersimpan pada chip flash.
6. Ketahanan
SSD terlihat lebih awet hanya karena desain solid state-nya. Tanpa
komponen yang bergerak, SSD dapat bertahan dari benturan, terjatuh, dan
suhu ektrem yang lebih tinggi.
7. Harga
SSD dijual dengan harga yang masih mahal per GB-nya. Mahalnya harga SSD
bisa mencapai 9 kali lipat bila dibandingkan dengan HDD. Pada tingkat
sistem, SSD berkapasitas rendah dapat dijangkau dalam kisaran 32 GB
hingga 64 GB. Tetapi, SSD berkapasitas tinggi sangat mahal, khususnya
saat diukur berdasarkan biaya per gigabyte. Hard disk menyediakan biaya
terendah per gigabyte.
Sumber : https://www.ubaya.ac.id/2018/content/articles_detail/219/Media-Penyimpanan-Data-Solid-State-Drive--SSD-.html
ARTIKEL TENTANG KEYBOARD
Pengertian keyboard dan jenis-jenisnya maupun fungsinya pada komputer – Mungkin di jaman yang serba modern ini kita sudah tidak asing lagi dengan benda yang satu ini, karena bagi yang sering menggunakan komputer pasti akan menggunakan benda ini. Oke… pembahasan ini dibuat bagi kamu yang ingin mengetahui definisi, jenis-jenis dan fungsi dari keyboard, berikut ini pembahasannya.
A. Apa Pengertian Keyboard ?
Keyboard adalah sebuah perangkat keras (hardware) pada komputer yang berfungsi sebagai alat untuk input data yang berupa huruf, angka dan simbol. Atau definisi keyboard yaitu suatu perangkat keras pada komputer yang berbentuk papan dan memiliki berbagai macam tombol yang dimana tombol tersebut fungsinya berbeda tergantung pada penekanannya yang bisa menghasilkan proses yang sesuai dengan keinginan penggunanya.
Selain sebagai alat untuk men-inputkan data keyboard juga memiliki berbagai macam fungsi tombol dengan kombinasi yang khusus. Umumnya port keyboard pada komputer ada 2 macam diantaranya PS2 dan USB akan tetapi seiring berkembangnya teknologi, sekarang keyboard sudah ada yang memakai wireless atau tanpa menggunakan kabel. (Baca Juga Tentang: Pengertian Komputer dan Sejarahnya)
B. Jenis-Jenis Keyboard Pada Komputer
1. Keyboard QWERTY.
Tata letak pada keyboard ini ditemukan pada tahun 1878. Lalu keyboard QWERTY ini menjadi standar pada mesin tik komersial pada tahun 1905. Nama QWERTY sendiri diambil berdasarkan 6 huruf yang berurutan pada baris ke-2 dari tombol alfanumerik keyboard tersebut.
2. Keyboard Dvorak.
Keyboard ini ditemukan pada tahun 1932. Susunan huruf pada keyboard Dvroak disusun sedemikian rupa. Pada keyboard ini tangan sebelah kanan akan lebih banyak di bebani pekerjaan jika dibandingkan dengan tangan sebelah kiri. Lalu tataletak dari keyboard Dvorak dirancang supaya 70% dari penakanan pada home row, jadi dapat mengurangi kelelahan ketika pengetikan.
3. Keyboard Alphabetic.
Tombol yang terdapat pada keyboard alphabetic ini disusun sama persis seperti pada keyboard QWERTY dan keyboard Dvorak, akan tetapi susunan dari hurufnya berurutan seperti halnya pada urutan huruf alphabet. Keyboard ini jarang sekali digunakan, karena memperlambat kecepatan dalam pengetikan.
5. Keyboard Klockenberg.
Keyboard klockenberg ini dibuat dengan tujuan untuk menyempurnakan jenis keyboard yang telah ada. Dengan memisahkan kedua bagian dari keyboard, yaitu bagian kiri dan bagian kanan. Bagian kiri dan kanan pada keyboard ini dipisahkan dengan sudut 15 derajat serta dibuat miring ke bagian bawah.Dan keyboard ini memiliki tombol yang dibuat lebih dekat dengan meja.
4. Keyboard Numeric.
Keyboarrd numeric merupakan jenis keyboard yang digunakan untuk memasukkan bilangan dalam jumlah yang sangat besar, orang-orang lebih menyukai menggunakan tombol numeric yang tata letaknya dapat dengan mudah dijangkau menggunakan tangan, sehingga lebih nyaman di gunakan.
C. Fungsi Keyboard Pada Komputer
Fungsi keyboard secara umum pada komputer, yaitu untuk mengirimkan perintah dari setiap huruf, angka dan simbol yang di ketikkan lalu kemudian menyampaikannya ke CPU (Central Processing Unit) dan selanjutnya perintah tersebut akan di ubah menjadi sinyal-sinyal digital sehingga perintah tersebut dapat dimengerti oleh processor. (Baca Juga Tentang: Pengertian Processor dan Cara Kerjanya)
Demikianlah pembahasan mengenai pengertian keyboard dan jenis-jenisnya, dilengkapi juga dengan fungsinya. Jika postingan ini memang bermnanfaat bagi kamu janganan lupa untuk men-share ke teman-teman yang lain… dan terimakasih telah membaca pembahasan ini.
Sumber : http://www.pengertianku.net/2015/07/pengertian-keyboard-dan-jenis-jenisnya-maupun-fungsinya.html
ARTIKEL TENTANG MOUSE
Pengertian Mouse
Secara umum pengertian Mouse merupakan alat yang berupa perangkat keras dan berguna sebagai penerima masukan dengan tekanan tombol untuk menjadi perintah kedalam sebuah komputer.
Tombol klik dibagi menjadi dua dan terdapat scroll atau penggulungan yang berada di dalam bagian Mouse.
Bentuk fisik depan yang meruncing dan bagian belakang yang menggelembung, membuat benda ini dinamai Mouse.
Fungsi Mouse
Sesuai dengan pembahasan yang telah di jelaskan diatas. Fungsi utama Mouse adalah sebagai alat penunjuk atau Pointing Device untuk menggerakan pointer yang berada pada layar monitor komputer.
Disisi lain, fungsi Mouse tidak hanya itu saja, Mouse juga memiliki fungsi lainnya yang tidak kalah penting. Berikut ini fungsi Mouse untuk sebuah komputer.
1. Untuk Mengeksekusi Program
Pada fungsi yang utama Mouse adalah sebagai penunjuk dalam memilih suatu objek. Memiliki peran yang penting dalam sebuah komputer, Mouse juga dapat membantu kita dalam membuka program atau file.
Dengan hanya menekan double klik pada bagian kanan depan, maka otomatis program atau file akan terbuka. Fungsi ini juga dapat menghemat waktu penggunaan komputer dan menjadi lebih praktis.
2. Untuk memilih Objek
Dalam menggunakan Mouse kita juga dapat memilih objek dengan cepat. Aktivitas memilih yang menggunakan Mouse sebagai penggerak pointer dalam sebuah monitor dikomputer, memang tidak bisa dihindari.
Dengan hal ini kita juga terbantu sehingga dapat memilih sesuai dengan objek yang kita inginkan. Sehingga objek yang kecil dapat kita tuju dengan mudah.
3. Melakukan Drag dan Drop
Fungsi Mouse yang ketiga adalah untuk melakukan drag dan drop. Drag dan drop merupakan proses dimana kita melakukan move, cut, copy dan paste pada bagian item-item yang kita inginkan.
Dengan adanya fungsi ini dapat membantu dan memudahkan kita dalam melakukan hal yang berhubungan dengan proses drag dan drop.
4. Mendapatkan Informasi melalui Hover
Hover merupakan situasi dimana pointer tepat berada pada menu, file atau suatu folder tertentu dalam sebuah monitor di komputer.
Di saat pointer Mouse ini berada dalam situasi hover, maka secara otomatis akan menampilkan sebuah informasi yang di dalamnya terdapat sebuah nama file dan sebagainya. Dalam informasi yang dipaparkan tersebut disebut dengan tooltips.
5. Melakukan Operasi Scroll
Adanya fungsi scroll ini pada sebuah Mouse pasti sangat membantu kita dalam membaca pada suatu halaman yang berisi teks.
Jenis-jenis Mouse
Perkembangan zaman yang begitu pesat, juga membawa dampak pada perangkat keras atau hardware yang satu ini. Mouse juga terus menerus mengalami pembaharuan dari masa ke masa.
Namun secara perkembangannya, Mouse di golongkan menjadi dua bagian dalam dunia komputer, yaitu metode pendeteksian mouse dan koneksi mouse ke komputer. Biar lebih jelas simak pembahasannya dibawah ini.
Jenis Mouse berdasarkan Metode Pendeteksian Mouse
1. Mechanical Mouse
Mechanical Mouse merupakan Mouse yang di bagian tengah bawahnya terdapat bola kecil yang dapat bergerak kesegala arah.
Di saat bola itu bergerak maka sensor yang berada di dalam Mouse akan mendeteksi gerakan tersebut dan kemudian akan diterjemahkan ke dalam sebuah monitor.
Mouse ini juga masih banyak dijumpai pada tahun 2007an.
2. Optomechanical Mouse
Jenis Mouse ini pada dasarnya kerjanya hampir sama dengan Mechanical Mouse.
Yang membedakan ini dengan Mouse Mechanical Mouse adalah terdapatnya sinar yang dapat menampilkan posisi kordinator pointer.
Mouse ini juga memiliki keakuratan yang lebih tinggi posisi pointernya dari pada Mouse Mechanical. Mouse ini juga masih banyak digunakan dan di jumpai pada sebuah komputer.
3. Optical Mouse
Optical Mouse sangat berbeda dengan Mouse yang telah kita bahas sebelumnya. Mouse ini sama sekali tidak menggunakan sistem mekanik seperti Mouse yang sebelumnya.
Dengan sistem tanpa mekanik ini membuat Mouse ini bisa kita gunakan tanpa mouse pad.
Teknologi canggih yang terdapat dalam Mouse ini juga membuat hasil performa Mouse menjadi lebih persisi di bandingan dengan Mouse yang lainnya.
Jenis Mouse berdasarkan Sambungan Mouse ke Komputer
1. Bus Mouse
Bus Mouse merupakan sebuah perangkat keras atau hardware yang kabel portnya bernama bus dan hal ini juga yang dapat menghubungkan Mouse dengan sebuah komputer.
Mouse ini pada awal nya digunakan oleh komputer IBM. Mouse ini juga terhubung dengan sebuah komputer via perangkat bus yang terintegrasi dengan ISA add in Card.
2. Serial Mouse
Sesuai dengan namanya yang terdapat serial, Mouse ini memang dihubungkan dengan port serial agar dapat terhubung dengan sebuah komputer.
Serial Port merupakan hubungan digital yang berupa media dan informasi nya dikirimkan secara bit.
Port pada serial Mouse adalah berjenis Port D dengan 9 pin pada portnya. Mouse ini juga sudah jarang sekali digunakan.
3. USB Mouse
Untuk Mouse yang satu ini sudah tidak asing lagi kita gunakan dalam mengoperasikan sebuah komputer.
Mouse ini menggunakan USB sebagai mengirim informasi kedalam sebuah komputer. Mouse ini mulai hadir pada tahun 1992an di dunia.
Hingga kini, Mouse ini masih banyak sekali digunakan, penggunaan yang simpel juga dan juga di dukung teknologi yang canggih membuat Mouse ini tetap bertahan.
4. Wireless Mouse
Jenis wireless sekarang semakin banyak digunakan oleh beberapa perangkat keras untuk komputer.
Tidak terkecuali Mouse, penggunaan tanpa kabel memberikan kesan yang rapi dan tidak terlalu banyak memakan tempat.
Dengan sambungan via bluetooth atau sebagainya membuat Mouse ini semakin mudah dan praktis untuk digunakan.
Sama dengan sebuah perangkat keras yang bernama Keyboard, Mouse juga merupakan alat yang berguna sebagai penerima intruksi.
Sumber : https://www.selamatpagi.id/pengertian-mouse-dan-fungsi/
Video cara upgrade ram : https://www.youtube.com/watch?v=tAQr2jVtmYY
Video cara rakit pc : https://www.youtube.com/watch?v=sWQy4zv1ZeU
Video cara pasang ssd : https://www.youtube.com/watch?v=giXk2Yz-wjo











Komentar
Posting Komentar